[JDorama] Ando Llyod

Matsushima Reiji - Ando Asahi

[KDrama] School 2013

Go Nam Soon - Park Heung Soo. OH BROMANCE!

Showing posts with label Sinopsis. Show all posts
Showing posts with label Sinopsis. Show all posts

Sunday, December 29, 2013

[KDrama] You From Another Star Episode 1


You From Another Star

Yayy, Kim Soo Hyun in new drama. Dan episode pembukaan You Who Come From The Stars (a.k.a You From Another Star, terserah mau pilih judul yg mana. Tapi pilihan kedua cukup mudah untukku ngucapinnya). Drama fantasi-komedi-romantis yang memang sudah semestinya kudu lebay, tapi pengenalan karakter dan penyampaiannya se-make sense mungkin. Yah sesuai proporsi sebuah serial fantasi.

EPISODE 1 RECAP:

You From Another Star

You From Another Star


Kim Soo Hyun sebagai Do Min Joon, seorang alien dimana UFOnya mendarat di Bumi 400 tahun lalu. Dia sampai di Bumi, sebuah planet yang menurutnya mirip dengan planet asalnya bernama KMT 184.05. Belum diketahui kenapa dia nyasar di Bumi, tapi pertama kali mendarat, ia menolong seorang gadis yg hampir jatuh di jurang (untuk diingat saja, gadis ini bakal ada koneksi sendiri dengan sang hero). Itu tahun 1600-an.

You From Another Star

You From Another Star


Gak bisa tua, selama ratusan tahun ia bertahan di Bumi sebisanya. Hingga sekarang, di era modern dia menjadi seorang profesor di sebuah kampus (Profesor? Muda? Kim Soo Hyun? Aku di barisan paling depan!). Dia gak pernah turut campur masalah manusia bumi, ia percaya apa yg terjadi, akan terjadi. Manusia menyebutnya 'takdir' Dia juga bisa dengar dan melihat layaknya super human, that's why sang profesor alien selalu sendirian.

Menunggu takdirnya, ada sebuah komet menuju ke Bumi. Ia percaya kalau itu adalah waktunya untuk angkat kaki dari planet ini. Sang profesor alien punya 3 bulan waktu tersisa. (Selalu ya, kalo gak 100 hari ya 3 bulan, but we call it '20 episode')

You From Another Star


Sementara sang heroine adalah Chun Song Yi, diperankan oleh Jeon Ji Hyun. Seorang aktris tenar namun sedikit clumsy. Oke, sangat clumsy. Karena dia adalah tipe aktris yang tak peduli omongan orang, bahkan fansnya. Ia mem-posting foto selfienya dengan segelas mocha. Dengan komentar yang terlihat tidak datang dari seorang aktris berpengetahuan. Dan kejadian ini tidak sekali saja. Banyak haters yang mengoloknya, ia tak peduli. Namun pihak managemen peduli. Itu hanya akan mencoreng citranya sebagai seorang aktris cantik dan seksi.

Song Yi menolaknya, karena pada siapa lagi dia punya teman ngobrol? Oh, dibalik kebodohannya, ia juga seorang yang kesepian.

You From Another Star

You From Another Star

You From Another Star


Nah, Min Joon dan Song Yi ternyata satu apartemen, satu lantai, bersebelahan. Song Yi agak malu saat mikir Min Joon seorang stalker. Bahkan Min Joon tak tahu siapa Song Yi. Dan itu bikin Song Yi heran, "bagaimana dia gak kenal aku? Dia dari Korut? Apa dia ini alien?" just this close.

Song Yi punya ibu yang sangat heboh, tipe ibu yang selalu mebangga-banggakan anaknya didepan ibu dari aktris lain. Song Yi yang selalu dapat peran utama sementara anak dari ibu lain hanya dapat tempat kedua. Hanya saja ibu dari aktris kelas 2 ini lebih kalem, dan sedikit lebih beradab dari ibu Song Yi. Ibu Song Yi bahkan tak tahu anaknya pindah ke apartemen baru.

Song Yi tak beritahu sang ibu soalnya terakhir kali ia ingat, ibu yang memutuskan hubungan. Dan seperti ibu lain dengan karakteristik itu, ia meminta sejumlah uang pada anaknya. Dari percakapan itu, Song Yi sepertinya telah berkali-kali beri ibunya duit tapi sang ibu menggunakannya dengan sembrono. Sang ibu juga curhat kalau adiknya sudah gak pulang 2 hari. Adik laki-laki yang masih sekolah, ia juga menghindari telepon dari sang kakak.

You From Another Star

You From Another Star

You From Another Star

You From Another Star


Pusing dengan kepenatannya, Song Yi yang berteriak-teriak atau nyanyi di kamar terdengar oleh telinga super Min Joon. Ia gak bisa tidur karena teriakan yang bisa saja ia laporin ke polisi. Song Yi nangis, bahkan untuk menghilangkan kesumpekannya ia tak bisa. Min Joon yang dengar tangisan Song Yi merasa bersalah. Ia akhirnya lebih memilih ke perpustakaan pribadinya (wow, full of books. Dari jaman Joseon sampai modern), ia menulis jurnal "catatan 3 bulan aku berada di Bumi"

You From Another Star


Aktris yang selalu jadi pemeran kedua yang tadi dibicarakan para ibu-ibu itu adalah Yoo Se Mi (Yoo Inna), dia lebih disiplin dan kalem.

Ada skandal lain yg jadi isu baru Song Yi. Dia seorang mahasiswi tapi tak pernah terlihat di kampus. Sang manager menyuruhnya (memaksanya) untuk setidaknya terlihat di kelas. Song Yi tak kuasa menolak. Saat akan berangkat kuliah, seorang pria menghadangnya, dia adalah Lee Hwi Kyung (Park He Jin), seorang playboy kaya raya. Ia ingin menikahi Song Yi, tapi ditolak. Song Yi tak mau menikah dalam waktu dekat, karena ia  tak akan dapat peran bagus begitu menyandang status menikah. Dan ia juga anti main drama rom-kom.  Yeah right.

You From Another Star


Ternyata oh ternyata, kayak kita gak menyangkanya, kelas yang didatangi Song Yi tak lain dan tak bukan adalah kelas profesor alien. Mereka saling mengenali tapi cuek. Malah, Song Yi nguap melulu di kelas. Karena ia dapat F di kelas ini, Song Yi coba untuk bicara dengan Min Joon. Buang basa basi, ia langsung ke pokok masalah, ia ingin sang profesor mengecualikannya karena jadwal sibuknya, dan ia akan balas kebaikan sang profesor.

You From Another Star

You From Another Star


Min Joon menolak, ia mendekat ke wajah Song Yi: bukan begitu seseorang hidup, mereka hanya akan minta bantuan terus dan terus lalu lupa untuk membalasnya. Dia beneran gak mau berurusan dengan orang Bumi.

Min Joon ternyata punya seorang teman (satu-satunya teman), seorang pengacara tua yg biasa ia minta tolong untuk membuat sertifikat kematian tiap 10 tahun sekali. Tapi Min Joon minta dibuatin lagi dalam 3 bulan,  pengacaranya penasaran, ini masih 2 tahun. Min Joon cerita tentang rencana pulangnya dan berterima kasih ke pengacara Jang karena jadi temannya.

Yang bikin creepy adalah, pengacara Jang nunjukin foto mereka berdua waktu masih muda dulu. Maksudku, pengacara Jang waktu muda, karena difoto itu Min Joon sama sekali tak berubah, "ini alasanku tak punya teman. Orang-orang menua, mati. Tapi aku tetap disini, ditinggalkan". Bagi orang yg gak tau lalu liat foto itu, pasti bakalan horor.

Saat pengacara Jang tanya kenapa gak langsung pulang waktu mendarat disini ratusan tahun lalu? Karena ada yg menghambatnya buat pulang, seseorang meninggal. Seorang anak yg memberinya hadiah pertama. Ternyata anak itu adalah gadis janda yang diawal-awal pernah ia tolong, ia diberi hadiah sebuah gambar UFO.

Dan 12 tahun lalu, Min Joon yang seorang dokter nyelametin sekali lagi seorang gadis yang wajahnya sama dengan gadis dari Joseon 400 tahun lalu dari tabrakan truk. Ia bertanya ke pengacara Jang, apa mungkin ada seorang yg begitu mirip dengan yang ia kenal 400 tahun lalu.

You From Another Star

You From Another Star


Sementara itu, Song Yi yang makan malam bertiga dg Se Mi dan Hwi Kyung menolak lamaran Hwi Kyung. Karena ia juga masih teringat dengan kejadian 12 tahun dimana ia diselametin seorang laki-laki dari tabran truk.

Min Joon setidaknya ingin bertemu dengan gadis itu sekali lagi kalau ia diberi kesempatan. Tapi ia berpikir itu mustahil.

Di akhir episode, Min Joon dan Song Yi sekali lagi bertemu. Takdirkah?  Well, mereka satu apartemen dan satu lantai sih, ketemu tiap saat bukan hal yg bisa dihindarkan. Ya to?

You From Another Star


EPISODE 1 END

****

First impression is good. Aku suka. Profesor alien yg naksir aktris itu sudah cukup menarik buatku. And I always love Kim Soo Hyun (di Moon Sun waktu itu, dia bikin aku nangis haha). Min Joon dengan alien thingnya itu sudah misterius, tapi Song Yi juga punya rahasia yang cukup patut ditunggu kelanjutannya. Kayak, kenapa dia keluar rumah nangis trus lari-lari hampir ditabrak truk? Ada isu-isu lain juga: Ibunya, adiknya yang kabur dari rumah, dan tentu ayahnya. Walo nanti cuma diceritain sambil lalu, aku yakin itu tetap jadi bumbu penting di drama ini.

Kalau untuk 4 pemeran utama, selain Se Mi yang naksir Hwi Kyung, tapi Hwi Kyung suka Song Yi yang jelas-jelas sudah sering menolak, belum ada gereget dari cinta segi empat.

Aku juga suka dengan dua karakter utamanya. Soo Hyun jadi Min Joon  yang dingin, tak peduli dengan manusia (karena dia alien yang tak bersosialisasi), lalu Ji Hyun jadi Song Yi yang juga tak peduli (karena dia aktris yang kurang bersosialisasi), keduanya nanti bertemu dengan kesepian mereka masing-masing. Entah gimana, yang jelas aku menantikannya.

Kim Soo Hyun

Moon Sun


Tuesday, December 24, 2013

[KDrama] I Hear Your Voice Episode 1


i hear your voice
I Hear Your Voice


Salah satu drama favorit. Ditulis oleh penulis yang sama dengan Dream High, drama ini sudah mengambil hatiku di episode pertama. Tsah. Tak hanya cast, jalan cerita yg simple tapi mengena juga poin baiknya. Karena I Hear Your Voice sudah buyar dan sudah pasti banyak yang nonton (harus nih, a must watch, you have my word), aku gak akan recap detail, hanya pengen share dan reminiscing momen-momen terbaik dan keren dari tiap episode.

Lee Jong Suk is really cute. Aku fans berat aktingnya. Apalagi Lee Bo Young, sosok nuna bagi bagi sang hero ini malah seorang clumsy, sedikit carefree tapi kadang juga bisa full of justice. Dan tak pernah bohong jadi satu poin plu yang bikin hero kita yang masih dongsaeng kepincut.

Sebelum lompat ke best moment, here's the super fast recap: Lee Jong Suk play Park Su Ha, remaja SMA yang memiliki kemampuan membaca pikiran orang, baginya, dunia sekitar selalu terdengar lebih bising daripada orang kebanyakan, ia suka dan tak suka dengan kemampuannya. Su Ha naksir seorang pembela umum (pengacara yg dibayar pemerintah) bernama Jang Hye Sung (Lee Bo Young), dia adalah seorang wanita dengan keadilan tinggi (menurutnya sendiri), namun seiring waktu dia terkenal sebagai seorang pembela umum yg tak begitu peduli dengan klien. Kedua insan ini punya masa lalu yg membuat mereka terikat secara tak langsung. Senyum, tangis, tragedi, tawa, keadilan, semuanya ada di drama ini. 

Oke, let's go with I Hear Your Voice episode 1's best moment(s):

Saat Ibu Hye Sung membakar buku dari Jaksa Seo
i hear your voice episode 1

i hear your voice episode 1


Hye Sung yang tetap pada pendiriannya mengaku bahwa bukan dirinya yang mencelakai anak Jaksa Seo, Seo Do Yeon. (Jaksa Seo adalah majikan ibu Hye Sung) sedikit kecewa saat ibunya menerima uang kompensasi dari sang jaksa untuk pemecatannya. Namun, ibu ternyata menerima uang itu untuk membeli semua buku Jaksa Seo (yg merupkan biografi dari seorang jaksa terbaik) dan membakarnya di depan rumah mewah sang jaksa. Mom is daebak!! Adegan ini yang juga bikin aku yakin buat nerusin drama ini. Jujur aja, para pemeran masih asing buatku (sejauh ini cuma tahu Lee Jong Suk di School 2013).

Hye Sung menyaksikan pembunuhan ayah Su Ha dan mengabadikannya di kamera foto
i hear your voice episode 1

i hear your voice episode 1


Adegan ini cukup bikin deg-degan, apa Hye Sung dan anak majikannya (Do Yeon) akan tetap menyaksikan kejadian itu dengan menunjukkan keberadaan mereka secara jelas. Fortunately and unfortunately, Hye Sung mengambil foto kejadian itu tapi dengan shutter berbunyi. Aku berharap mereka gak ketahuan dan memang nggak. Tetapi sang pembunuh cukup menakutkan, tanpa tahu dimana saksi berada ia terus mengancam. Bagaimanapun caranya, dang pembunuh akan menemukan mereka.

Kehebohan persidangan Min Joon Gook (sang pembunuh) saat Hye Sung datang bersaksi
i hear your voice episode 1

i hear your voice episode 1


Pembunuh ayah Su Ha kecil saat mengancam Hye Sung karena bersaksi telah menyaksikan pembunuhan sangat menakkutkan, dia ngamuk-ngamuk di depan jaksa, pembela dan hakim tanpa ada rasa ketakutan. Kengerian drinya saat membunuh ayah Su Ha kini berganti dengan rasa dendam pada Hye Sung, dan dia bersumpah hidup Hye Sung tak akan pernah tenang selama dia hidup. I know this show is worth to watch

Saat Su Ha kecil merangkul Hye Sung dan berkata akan melindunginya
i hear your voice episode 1

i hear your voice episode 1


Really sweet Su Ha. Bagi Hye Sung yang sedang galau karena menyesal telah mengungkap jati dirinya di depan Min Joon Gook, ketulusan Su Ha hanya berarti pada saat itu baginya. Kendati tidak bagi Su Ha, that boy meant to it. Dan sampai dia dewasa, sosok Hye Sung selalu menjadi impiannya. Yay to 'dongsaeng-nuna' love...

Plot I Hear Your Voice ini tidak rumit, sederhana namun bisa menyentuh, bikin yang nonton pengen liat kelanjutannya. Apalagi disini Lee Jong Suk keren. And a rising star, mau dramanya jelek atau bagus, fans akan selalu membantu naikin rating. Haha. But no, aku bukan fans beratnya tapi bisa jatuh cinta dengan serial ini.

Thursday, May 30, 2013

Gu Family Book Episode 1

Hai hai... Saya masih muncul lagi dengan sinopsis drama yang sedang saya tonton. Dari dulu saya selalu nonton drama korea karena castnya, kalau ceritanya tar nggak cocok, baru deh ditinggalin. Jadi akhir-akhir ini cuma 1-2 drama korea yang sedang saya ikuti. Dan Gu Family Book yang dibitangi si dandy Lee Seung Gi tentu bikin saya tertarik. Dan sageuk yang ia bintangi kali ini cukup seru. Di episode awal ini disuguhi intro, perkenalan akan cikal bakal drama ini, which is quite detail and tragic. Jangan heran kalau saya sudah sedikit mewek melihat beberapa adegan di episode ini. Cuma yang saya agak kurang sreg adalah Lee Yeon Hee, bagus sih. Tapi masih kurang pol padahal karakternya disini harus yang benar-benar terpuruk. Oke... cekidot



Gu Family Book Episode 1

Thanks to: dramabeans





Seorang narator membawa penonton ke sebuah hutan di kegelapan, jauh dari peradaban, sebuah kolam terpencil. Tempat ini disebut Moonlight Garden. Selama ribuan tahun seseorang, lebih tepatnya makhluk astral hidup disini, menjaga hutan tersebut. Dan hari ini seorang biarawan mendatanginya. "Wol Ryung!" panggilnya, sebuah nama yang berarti roh bulan.


Tapi Gu Wol Ryung (dimainkan oleh Choi Jin Hyuk) tak ada di Moonlight Garden. "Lagi-lagi!" ratap biarawan itu. Alih-alih ia sedang mengintip kehidupan manusia di lembah bawahnya. Dari penglihatannya melalui ujung hutan, ia tersenyum lebar melihat pemandangan sebuah festival dari kejauhan, dimana seorang gisaeng anggun menarik perhatian dengan memainkan drum.


Pemandangan itu teralihkan oleh sebuah situasi lain, kedatangan sebuah kereta tahanan mengangkut seorang kakak adik dan juga budaknya. Mereka berpakaian layaknya bangsawan namun dipenuhi darah. Anak-anak dari seorang pengkhianat, mereka juga dihukum atas kejahatan ayahnya.



Mereka dijual ke rumah gisaeng oleh pemerintah dan diturunkan derajatnya ke yang paling bawah. Kakak perempuannya, Yoon Seo Hwa (Lee Yeon Hee) shock menyadari ia akan terjun ke dunia gisaeng.

Seorang nyonya dari gibang (rumah bordil), Chun Soo Ryun (Jung Hye Young), menyelesaikan aksinya dan diberitahu kabar itu. Ia menuju ke gerbang dimana Swon Hwa menolak untuk masuk. Ia lebih baik mati daripada harus jadi gisaeng.



Penolakan Seo Hwa menyinggung Soo Ryun atas fitnahan tentang kelas gisaeng. Ia menyuruh pelayannya untuk menelanjangi Seo Hwa, tak ada yang lebih membuatnya malu daripada itu.



Pria itu menarik baju Seo Hwa hingga terlepas, dengan paksaan yang membuat Wul Ryung terkejut melihatnya. Rok bawah Seo Hwa berhasil dikoyak dan sukses membuat gadis itu dipermalukan. Hanya tersisa baju dalamnya, ia diikat di sebuah pohon untuk waktu yang hanya madam Soo Ryun bisa tentukan.



Sementara adik dan budaknya dikunci di sebuah kamar, Seo Hwa ditinggal sendirian di luar. Ia memohon untuk dibebaskan dan dari kejauhan Wol Ryung melihat ia terisak dan sempat terpikir untuk membantu. Ia dikelilingi oleh cahaya magis menandakan kekuatannya muncul, namun ia kemudian berhenti di saat terakhir—ingat bahwa dirinya tak boleh turut campur dengan urusan manusia. Ia telah berjanji dengan teman pendetanya.



Sebuah flashback, memperlihatkan kejadian yang menyebabkan Seo Hwa seperti sekarang ini:

Pejabat Yoon, ayahnya, ditangkap atas tuduhan pengkhianatan. Semua itu hanya jebakan, namun seorang bekas temannya (Lee Sung Jae) tak segan memberikan hukuman dan menyuruhnya untuk dibunuh. Ia bahkan menyeringai saat berkata kalau setelah putrinya dijual, ia pasti akan 'memeluknya'.

Orang itu adalah Jo Gwan Wong, yang menebas pejabat Yoon hinggat mati dan kemudian menyeret Seo Hwa meskipun gadis itu berlumuran darah ayahnya.



Jo Gwan Wong ada di gibang malam ini, merayakan kenaikan pangkatnya karena telah berhasil mengangkap pengkhianat. Ketika madam Soo Ryun mengucapkan selamat kepada klien VIPnya, Gwan Wong bilang telah berjanji dengan temannya kalau berhasil membuat putrinya menjadi seorang gisaeng, dialah yang akan menjadi.. langganan tetapnya.

Ia ingin tahu berapa cepat Seo Hwa bisa disiapkan untuk menjadi gisaeng. Tak mau menunggu berminggu-minggu, ia memberinya waktu 5 hari.

Di pagi hari, Seo Hwa masih di terikat di pohon dan ditonton banyak orang, sebagai contoh aib wanita. Para penduduk yang menontoninya tertawa, namun itu tak membuat Seo Hwa gentar.



Wol Ryung melihatnya semalaman, ragu-ragu apakah ia akan membantu Seo Hwa. Gadis itu semakin kelelahan, dan Wol Ryung semakin marah akan keraguannya.

Bahkan setela hari ketiga, madam Soo Ryun tetap tak peduli akan keadaan Seo Hwa. Namun ia juga teringat akan tenggat waktu 5 hari itu untuk menjadikan Seo Hwa gisaeng.



Seo Hwa ambruk, dan akhirnya Wol Ryung tak tahan lagi. Ia akan membantunya, hanya saja teman pendetanya datang dan mengingatkan tentang tak bolehnya ia turut campur dengan urusan manusia. Wol Ryung tak mengindahkan, pendeta itu lalu mengikatnya dengan sebuah gelang. Keadaan menjadi perlawanan paksa, pendeta itu tetap menahannya, berkata bahwa satu pengecualian akan berbuntut dua, tiga dan seterusnya.



Dalam sekejap mata Wol Ryung berubah jadi merah dan ia melempar benda milik pendeta ke arah pohon dibelakangnya. Ternyata sebuah ular yang siap menyerang. Ia bertanya, apa membunuh ular itu juga termasuk mengganggu urusan manusia, atau bahkan pendeta itu sendiri. Apa ia hanya akan membiarkan pendeta itu jadi mangsanya? Yeah.

Ia berbalik untuk membantu Seo Hwa. Hanya saja gadis itu sudah pergi, tersisa tali yag mengikatnya.

Seo Hwa terbanun dari demamnya di gibang, dan setelah mendengar dimana ia berada, gadis itu memaksa pergi. Soo Ryun masuk ke kamarnya dan bicara kalau ia tak bisa seenaknya pergi, nasibnya sekarang adalah menjual minuman, senyuman, bahkan tubuhnya.



Seo Hwa melawan, "Ikat saja aku lagi di pohon. Aku lebih baik mati disana."

Namun Soo Ryun mengancam. Ditunjukkannya adik Seo Hwa, terikat dan siap untuk dipukuli. Adiknya berteriak untuk tak menyerah, dan hukumannya dimulai.



Seo Hwa memandangnya dengan berat hati, namun penyiksaan itu terlalu menyakitkan ia akhirnya menyuruh orang-orang itu berhenti. Gadis itu setuju, aia akan melakukan apapun asal adiknya selamat, sang adik berteriak protes.



Ia kemudian dimandikan dan didandani siap untuk dijual. Tak sampai hari ke-5 adiknya mendengar kalau kakaknya itu akan pergi ke pembunuh ayah mereka. Ia memohon pada Dam, budaknya, untuk membantu kakaknya itu, kendati satu-satunya ide yang ia utarakan sangat berbahaya.

Seo Hwa tidak tahu siapa yang akan membelinya hingga akhir hari itu, ia panik. Putus asa, gadis itu siap dengan jepit rambutnya dan berniat bunuh diri.



Dam menyela, dan segera menyuruh Seo Hwa untuk bertukar pakaian agar bisa kabur. Dam akan dihukum tentu saja, namun budak itu berkata lebih baik baginya untuk dipukul beberapa kali ketimbang nasib yang akan ditanggung Seo Hwa nanti. Keduanya menangis terisak. Dam segera menyuruh tuannya untuk tetap hidup dan membersihkan nama ayahnya—bagaimanapun juga, ia tak boleh mati.

Tipuan mereka tak berlangsung lama karen madam Soo Ryun mengetahui ulah tersebut sebelum Jo Gwan Woong tiba. Setidaknya Seo Hwa dan adiknya sudah kabur ke hutan.



Soo Ryun menyuruh anak buahnya mencari, sementara yang lain tak boleh membocorkan perihal pelarian ini. Dan Se Hwa menyuruh Dam untuk melayani Jo Gwan Woong malam ini. Oh no, I really hate this.

Kemudian ia meminta kepada Jo Gwan Woong, berkata kalau ia belum memberitahu gadis itu siapa yang akan jadi 'partner ranjang'nya. Takut akan kekerasan yang akan timbul, ia meminta agar semua lilin dimatikan agar gadis itu tak mengenali Gwan Woong, pria itu setuju.

Dam dibawa sebagai umpan, diancam kalau hidup ia dan Seo Hwa tergantung dengan tipuan ini.

Di Moonlight Garden, Wol Ryung bersedih sambil memegangi tali untuk mengikat Seo Hwa waktu itu. Ia merasakan gangguan di hutan, bertanya-tanya dari mana datangnya.



Pelarian adik kakak tersebut diselingi dengan adegan dimana Dam diperkosa, membuat semuanya makin menegangkan.Dan pria itu sepertinya justru menikmati perlawanan Dam. Ugh.

Soo Ryun ngeri mendengar teriakan gadis itu dari luar, setidaknya wanita itu punya sisi kemanusiaannya (kendati gak penting lagi sih). "Kau harus menanggungnya agar Seo Hwa tetap hidup, dan juga untuk kita semua", katanya.



Sementara anak buah Soo Ryun mengejar, Seo Hwa berjuang mengimbangi adiknya, ia semakin lemah akibat siksaan sebelumnya. Seelah beberapa kali terjatuh, ia tak mau merepotkan adiknya, Seo Hwa meminta sang adik untuk terus tanpanya. Adiknya tak mau meninggalkan kakaknya dan mati sendirian, gadis itu memaksa. Mereka harus berpencar agar keduanya selamat. Ia bersembunyi, dan adiknya akan terus berlari.

Seo Hwa memohon, jika mereka mati, semua perjuangan ini akan sia-sia. Akhirnya dengan berat hati, sang adik pergi dan berjanji akan menemukan kakaknya.

Namun Seo Hwa tak punya keinginan untuk bertahan, ia menarik jepit rambutnya. Deengan para pencari yang semakin dekat, ia akan bunuh diri dan berbisik, "Dam, maafkan aku."



Ia meminta pengampunan dan mengangkat jepit rambutnya ketika sebuah cahaya kecil melayang di depannya.

Tiba-tiba Seo Hwa dikelilingi sekumpulan cahaya. Terpaku, ia angkat kepalanya, kemudian jatuh tak sadarkan diri. Berdiri disana Wol Ryung yang bersiap untuk menangkap.

Seo Hwa tak mampu bergerak untuk memandang wajah penyelamatnya, "Tolong aku", bisiknya. Para pengejar juga dikelilingi cahaya melayang, pikiran merka dipenuhi hal-hal yang mengerikan. Apakah ini pertanda jelek?



Mereka melihat Wol Ryung dibalik cahaya itu. Pemimpin mereka siap maju perlahan dengan pedang terangkat, namun ia justru diserang oleh kekuatan mistis itu, terjatuh dan pedangnya mendarat diantara dua kakinya, hanya beberapa cm dari 'senjatanya'.



Wol Ryung berbicara, suaranya berubah menjadi dalam dan menakutkan, menyuruh orang-orang itu pergi. Dengan kekuatannya ia mengumpulkan dedaunan dan ranting, dan membuat benda-benda itu beterbangan membentuk angin dahsyat menyerang para pengejar.



Sementara itu, di gibang, Jo Gwan Woong keluar dari kamarnya dengan kemarahan siap meluap, berteriak memanggil Soo Ryun. Ditamparnya madam gisaeng itu, berani sekali mengelabuinya dan memberikan gadis budak sebagai teman tidurnya?

Madam Soo Ryun menjawab bahwa seorang wanita belum bisa ditawarkan sebelum ia benar-benar menjadi gisaeng. Gwan Woong dipersilahkan kembali nanti saat Seo Hwa sudah siap. Ia bungkam soal pelarian gadis itu.

Pria itu semakin marah, dan asisten Soo Ryun memohon ampun atas nama nyonya, karena Seo Hwa melarikan ini. Namun, Soo Ryun menyuruh proia itu tak menggubris kata-kata asistennya, karena mengungkapkan pelarian itu sama saja mati. Soo Ryun meminta satu kesempatan lagi untuk membawanya kembali, dan akan menawarkan Seo Hwa pada Gwan Woong lagi. Tetap saja Gwan Woong menyuruh anak buahnya mencari.

Paginya, adik laki-laki Seo Hwa bangun di dalam hutan, ia selamat. Setidaknya hingga para pemburu hadiah itu datang, dan menyeretnya ke kota, siap digantung didepan publik.




Dam yang mendengar hal itu segera menuju ke tempat eksekusi. Karena pemuda itu tak mau memberitahukan keberadaan kakaknya, ia digantung. Saat sekarat, dalam hati ia berkata, "Dam, terima kasih. Aku tak akan pernah melupakanmu, bahkan setelah aku mati."

Dam melihat tuannya digantung sambil bercucuran air mata (aku juga, btw), ia kembali ke gibang mengingat masa-masa bahagianya dulu. Di dalam kamar, ia melamun sambil balok kayu di langit-langit.

Soo Ryun menerima laporan dari anteknya, yang menceritakan pengejaran tadi malam dengan gemetaran dan bagaimana mereka digagalkan oleh gumiho, arwah spirit menakutkan. Mereka juga melebih-lebihkan dengan menambahkan bawha roh yang mengganggu mereka memiliki 9  ekor. Dan juga banyak saksi yang membenarkan ceritanya.



Soo Ryun bertanya apa yang terjadi pada Seo Hwa, pria itu menjawab pasti gadis itu telah menjadi mangsa gumiho, yang selalu memakan hat manusia.

Di ruangan lain, ditemukan tubuh Dam yang menggantung di langit-langit kamar, ia gantung diri.



Sementara Seo Hwa terbangun di sebuah gua yang terasa seperti sebuah rumah, ia keluar dan memandangi Moonlight Garden yang dikelilingi oleh cahaya. Wol Ryung muncul memperkenalkan diri, tersenyum melihat gadis itu merasa enakan. Pria itu meyakinkan Seo Hwa kalau ia telah membereskan semua pengejarnya, tak ada yang perlu ia khawatirkan disini.




Muncullah tokoh baru., Dam Pyung Joon (Jo Sung Ha), yang dipanggil oleh Gwan Woong. Seorang ahli militer, ia diperintahkan untu menangkap gumiho yang ada di hutan dan membuat penduduk panik.



Kemudian Dam Pyung Joon membawa sekelompok tentara anak buahnya ke dalam hutan, dipimpin oleh pria yang mengejar tadi malam. Mengikuti jejak yang ada, ia diperintahkan untuk menangkap gumiho bagaimanapun caranya, dan bawa mayat Seo Hwa pada Gwan Wong.

Teman biarawan Wol Ryung melihat kawanan pencari itu dan segera ke Moonlight Garden untuk memperingatkannya.Melihat Seo Hwa disana, biarawan itu protes kecewa. Turut campur urusan manusia.



Biarawan bersikeras agar Wol Ryung mengembalikan gadis itu ke tempat ia berada, "Sejak kapan kau ikut-ikut dalam permasalahan manusia?" Wol Ryung menjawab dengan tersenyum, "Sejak kuberikan hatiku padanya." Aw.

Ia kemudian bertanya pada biarawan, bagaimana ia dapat menemukan Gu Family Book atau Buku Keluarga Gu yang legendaris itu?



Biarawan itu terkejut, "Tidak, kau tak bermaksud.."

Wol Ryung mengangguk. "Aku ingin menjadi manusia,"

Gu Family Book Episode 1 END